Type something and hit enter

author photo
By On
Dokter palsu, Amyza Tomme (36) tidak termasuk dalam daftar larangan. Bahkan Imigrasi mengatakan dia tidak pernah pergi melalui Bandara Sultan Hasanuddin.

"Orang yang bersangkutan (Amyza Tomme) tidak termasuk dalam daftar dilarang, dan jika dia pergi ke luar negeri dia tidak pergi melalui Makassar Sulhas Bandara Imigrasi Checkpoint," Kepala Makassar Kelas 1 Kantor Imigrasi, Andi Pallawarukka, kepada FAJAR, Selasa (14/01/2020).



Sekadar diketahui, pengejaran wanita cantik yang telah menipu warga Bone sama seperti mengejar penjahat besar-besaran. Sebab, sejak Februari lalu ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bone.

Namun, Amyza diskors pada 13 Maret dengan dalih ingin mencari pengobatan. Penjamin penangguhan penahanan dikenal Syahrul yang merupakan seorang kerabat dan penasihat hukum, Aminuddin dan Guntur. Tetapi sampai sekarang tidak pernah muncul.

Polisi juga telah mengeluarkan surat DPO sejak 13 Juni, yang melibatkan empat petugas polisi dalam pengejaran mereka, termasuk Resmob Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan. Keberadaan terbaru para pelaku malpraktek diketahui berada di Malaysia.

Namun dalam catatan lintas Imigrasi Kelas 1 Makassar, Amyza tercatat tiga kali meninggalkan Makassar ke Malaysia. Tetapi itu terjadi pada 2018.

"Setelah memeriksa data persimpangan di pos pemeriksaan imigrasi Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang datang dari Kuala Lumpur pada 13 April, 2018, berasal dari Kuala Lumpur pada 16 Juli, 2018, keberangkatan ke Kuala Lumpur pada 27 Juli, 2018," kata pria itu lahir di Bone