Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Korupsi PAUD Bone; Istri Wabup Bone Tak Ditahan

Kejaksaan Agung Watampone akhirnya menangkap tiga tersangka dalam dugaan korupsi dana PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di dalam Kantor Pend...

Kejaksaan Agung Watampone akhirnya menangkap tiga tersangka dalam dugaan korupsi dana PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di dalam Kantor Pendidikan Bone. Mereka dilemparkan ke Bone Lapas, Kamis (12/12).
Gambar pada saat penahanan istri wakil bupati Bone. (Sumber Foto: Bonepos.com)

Tiga tersangka adalah Masdar, Iksan, dan Sulastri. Penahanan dilakukan setelah mereka menjalani pemeriksaan selama beberapa jam di kamar khusus kriminal (pidsus). Ketika mereka keluar, mereka bertiga mengenakan rompi dan diantar ke mobil penahanan.

Sebenarnya, ada empat tersangka dalam kasus ini. Satu lagi adalah Erniati, istri dari Wakil Bupati Bone Ambo Dalle. Hanya saja dia tidak ditangkap, dengan alasan file tersebut masih P19 atau dikembalikan ke penyidik ​​untuk diisi.

Berdasarkan pemantauan BKM di Kejari Bone, ketiga tersangka didampingi oleh pengacara masing-masing. Pemeriksaan berlangsung sekitar empat jam. Termasuk pemeriksaan kesehatan ke semua file dan bukti.

Kajari Bone Eri Satriana yang ditemui mengatakan bahwa ada dua alasan penahanan yang dilakukan terhadap ketiga tersangka, yaitu alasan obyektif dan subyektif.

"Menurut pasal 21 KUHP, ada dua alasan. Untuk alasan obyektif, pasal ini menjerat tersangka dengan hukuman lebih dari 5 tahun. Untuk subyektif, dikhawatirkan tersangka melarikan diri. Jika alasan utamanya adalah untuk memulihkan kerugian negara, "jelas Eri.

Ia menegaskan, salah satu upaya Kejari Bone dalam menindaklanjuti dugaan kasus korupsi yang merupakan hasil penjabaran dari penyidik ​​kepolisian dan kejaksaan penuntut umum dalam menangani kasus tersebut, yaitu mengembalikan kerugian negara.

"Dalam hal ini belum ada pengembalian kerugian negara sebesar Rp. 4,8 miliar. Menurut saya ini adalah kasus yang sangat masif dan terstruktur, karena ini dilakukan pada saat negara ingin meningkatkan pendidikan sumber daya manusia (SDM), "dia menekankan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bone Andi Kurnia, mengatakan bahwa sebelumnya memang ada empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, satu file yang diketahui milik Erniati masih P19, atau dikembalikan ke penyidik ​​untuk dilengkapi.

"Satu file dikembalikan ke penyidik ​​untuk diselesaikan. Batas waktu adalah 30 hari setelah pengembalian," kata Kurnia.

Tidak ada komentar